Jl. Gatot Subroto Km 7-8, Jatake

pt.danita@gmail.com

Home Blog Page 47

Sayang dilewatkan…Kita bangun kekuatan di dalam Tuhan bersama XAVERIA’S CHOIR.

0

Sayang dilewatkan…

Kita bangun kekuatan di dalam Tuhan bersama XAVERIA’S CHOIR. Mari kita ikuti dua lagu indah agar rahmat Tuhan senantiasa berlimpah…

“BE STRONG”
KLIK:

“SOLI DEO”
KLIK:

Klik juga SUBSCRIBE  (GRATIS).

Mohon BAGIKAN INFO INI. Terimakasih. Tuhan memberkati Anda sekeluarga. Amin.????

Misa Pelepasan dan Prosesi Abu Jenazah AT Suharya

0

Iringan Keluarga AT Suharya selesai acara Misa menuju ke Rumah Abu Oasis Lestari

OLEH ANTON SUMARJANA

Karangan bunga di depan ruang persemayaman di Rumah Duka Oasis Lestari, itu ada tiap hari. Tapi kali ini tampak lebih banyak dari biasanya.

BERDERET KARANGAN BUNGA

Para kolega mengiriman karangan bunga sebagai ungkapan duka cita dan penghormatan kepada Almarhum AT Suharya, yang abu jenazahnya disemayamkan di RD Oasis Lestari, Sabtu-Senin 18 September 2020. Karangan bunga memenuhi tepi jalan utama masuk ke Rumah Duka Oasis Lestari dan selasar depan ruang persemayaman. Foto: Anton Sumarjana/Thetungkem.Com

Lebih dari dua ratus karangan bunga berjejer mulai dari bundaran kedua sampai bundaran ketiga, jalan utama masuk ke tempat Pelayanan Kedukaan Oasis Lestari.

Sudah menjadi tradisi di masyarakat, untuk menyatakan duka cita kepada keluarga almarhum/ah, para kolega lazimnya mengirimkan karangan bunga. Ada yang dalam bentuk bunga papan atau standing flower. Khusus di Oasis Lestari bisa dalam bentuk karangan bunda digital.

Ratusan karangan bunga yang berjejer ini ditujukan kepada keluarga almarhum Athanasius Tossin Suharya (77 tahun).

PROSESI ATAU PERARAKAN ABU JENAZAH AT SUHARYA

Abu jenazah Almarhum AT Suharya dibawa dari RD Oasis Lestari menuju Kolumbarium Oasis Lestari untuk disimpan. Prosesi atau perarakan ini dilakukan sambil mendaraskan doa Salam Maria, dipimpin oleh Kepala Rumah Duka Oasis Lestari Sr Julia OSA. Foto: Anton Sumarjana/Thetungkem.Com

Athanasius Tossin Suharya adalah pengusaha tambang batubara pendiri Grup Usaha Baramulti. Alumni ITB ini meninggal di Singapura pada Sabtu 17 September, dan sudah diperabukan di Singapura.

Abu jenazah Athanasius Tossin Suharya disemayamkan di Rumah Duka Oasis Lestari, yang berlokasi di Jl Gatot Subroto Jatake, Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten, selama tiga hari, Sabtu 26 September-Senin 28 September 2020.

DIRUT PT DANITA OASIS LESTARI ANIA DESLIANA

Dirut PT Danita Oasis Lestari, yang mengelola RD Oasis, Krematorium Oasis dan Kolumbarium Oasis memberi sambutan kepada keluarga AT Suharya dan para pelayat. Ania menyampaikan terimakasih atas kepercayaan kepada Oasis. Ia juga menjelaskan, Oasis memberi perhatian khusus kepada jiwa-jiwa almarhum yang disemayamkan, dikremasi dan disimpan Oasis dengan mengadakan misa arwah dan doa rosario pada setiap bulan, Pada masa Pandemi Covid 19 ini dilakukan secara live streaming.Foto: Anton Sumarjana/Thetungkem.Com

Pada Senin 28 September, dilakukan misa pelepasan abu, yang dipimpin Romo Robby Wowor OFM. Misa requem ini disiarkan secara live streaming. Selanjutnya, dengan diiringi doa Salam Maria, Romo Robby, istri almarhum Yuth Suharya dan putra-putrinya, keluarga besar dan para pelayat mengikuti prosesi menuju tempat penyimpanan abu di Kolumbarium Oasis Lestari.

Abu jenazah dalam guci yang indah itu disandingkan dengan abu jenazah keluarga besarnya. Keluarga ini menyewa satu dinding khusus, menjadi seperti makam keluarga besar.

KELUARGA AT SUHARYA /Foto : Anton Sumarjana/Thetungkem.com

Banyak orang yang merasa kehilangan sosok pengusaha tambang batubara ini. Salah satunya kelompok paduan suara yang beranggotakan para lansia, bernama PS Dialita. Kelompok vocal para lansia yang sudah tiga kali diundang ke pesta keluarga ini menulis dalam akun facebook PS Dialita. Dituliskan, semasa hidup almarhum sangat memperhatikan kehidupan lansia, baik yang ada di Panti Werda maupun yang di luar.

Menurut para anggota PS Dialita, almarhum mengajarkan putra putri dan  karyawan untuk menghormati lansia. “Di kantor bisa jadi seorang pejabat, tetapi dalam pesta kita harus melayani lansia,” pesan Almarhum Suharya.

Penulis : Anton Sumarjana/TT.Com

Canggih Tak Meninggalkan Tradisi

0

Acara Doa  sebelum masuk kremasi

OLEH ANTON SUMARJANA

Proses kremasi di Krematorium Oasis itu canggih. Namun tradisi dalam upacara keagamaan tak ditinggalkan.

MASUK KE OVEN

Peti jenazah akan masuk ke oven untuk dikremasi/dibakar. Pintu akan terbuka dan peti jenazah didorong masuk oleh pendorong hidrolik. Keluarga menyaksikan sesaat sebelum peti jenazah itu didorong maju. Lalu mereka bersujud, dan ketika mereka kembali tegak peti jenazah sudah berada di dalam oven pembakaran. Foto: Anton Sumarjana/Thetungkem.com

Proses kremasi dan jalannya tradisi itu seperti ini.

Jenazah turun dari ambulan, diterima holder yang disorongkan petugas. Naik turun secara hidrolik.

Juga saat jenazah dan petinya dinaikkan ke holder lain di depan pintu oven.

Oven di Krematorium Oasis itu hebat. Langsung didatangkan dari Inggris. Tehnisi ikut ke sini untuk menginstal oven dengan segala perangkatnya ini.

Petugas menekan tombol warna hijau. Pintu akan terbuka. Peti didorong masuk juga secara hidrolik.

Pintu tertutup, panas 1000 cc langsung mengabukannya dalam waktu dua jam saja.

Tradisi melepas merpati

MELEPAS MERPATI

Tokong atau pengarah upacara memberi petunjuk kepada keluarga untuk melakukan upacara melepas dua ekor burung merpati. Upacara ini bermakna simbolis, sebagai wujud keiklasan keluarga melepas kepergian almarhum ke alam keabadian. Foto: Anton Sumarjana/Thetungkem.com

Lalu upacara keagamaan untuk menghantar almarhum/ah berlanjut. Tokong mengarahkan keluarga untuk melepas dua ekor merpati.

Selanjutnya upacara pembakaran bekal ke alam sana. Ibarat mau bepergian jauh bekal harus cukup, supaya perjalanan lancar hingga sampai di tujuan.

Doa pembakaran rumah-rumahan

PEMBAKARAN RUMAH-RUMAHAN

Pergi ke alam keabadian ibarat melakukan perjalanan jauh, perlu waktu lama dan bekal perjalanan yang cukup. Rumah-rumahan dan segala perlengkapan diikutkan dalam menghantar kepergian almarhum. Foto: Anton Sumarjana/Thetungkem.com

Ini tradisi dalam agama Buddha pada saaat upacara kematian. Dan Krematorium Oasis Lestari yang berlokasi di Jl Gatot Subroto Jatake, Jatiuwung, Kota Tangerang sangat memperhatikan dan memfasilitasi keluarga-keluarga yang masih menjunjung tradisi ini.

SUDUT OASIS LESTARI

Salah satu sudut Oasis Lestari pada pagi hari, dimana para karyawan sedang membersihkan jalan dan taman. Di belakang adalah rumah duka Oasis, tampak seperti bahtera. Foto: Anton Sumarjana/Thetungkem.com

Selain melayani kremasi, Oasis Lestari juga menyediakan ruang persemayaman dan penyimpanan abu jenazah.

Ada Mortuarium/Rumah Duka Oasis dengan enam ruang persemayaman yang sangat representatif.

Tipe standar terdiri dari dua ruangan, yaitu Ruang Kemuning dan Kenanga. Sedangkan tipe premium ada empat ruangan, yaitu Ruang Cempaka, Mawar, Melati, dan Anggrek.

Kolumbarium terdiri dari 2500 kotak abu yang saat ini tersisa belasan saja. Kotak abu yang baru segera menyusul dalam proses pembangunan.

Juga ada memorial wall dimana nama-nama almarhum bisa diabadikan.

Penulis: Anton Sumarjana/TT.com

 

17 September 2020

0

Robertus Bellarminus
1Kor. 15:1-11; Mzm. 118:1-2,16ab-17,28; Luk. 7:36-50.
BcO Est. 5:1-14; 7:1-10.
warna liturgi Putih

???? Ayat HIDUP hari ini (15/09/20) & LINK MISA SELASA BIASA XXIV 

0

Ikuti Pengajaran IGNATIUS JONAN, Pertemuan Lingkungan Bulan Kitab Suci, dan Rosario – Misa Bunda Maria Berduka-cita.

 

“”Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. (Ayat 27 bacaan Injil: Yoh 19: 25-27 pada SELASA PEKAN BIASA XXIV; SANTA PERAWAN MARIA BERDUKACITA; Peringatan St. Katarina Fieschi)

IBU MEMBERI NYAWA PADA KATA CINTA. IBU-LAH MANUSIA YANG MAMPU BERBAGI NYAWA DALAM RAHIMNYA; BERBAGI SURGA DALAM DOANYA TETAPI DUKA DIERAMINYA SENDIRI HINGGA HILANG NYAWA.

Ya Tuhan, syukur atas Bunda-Mu yang mau berbagi dengan kami. Amin????

(Rm. Paulus Ranto Lumban Tobing, SVD – Angelica Lucyana???? di program “Oase Rohani Katolik” (ORK – RECORDED 2018) SELASA; Silakan KLIK: www.hidup.tv pada pk. 05.00; 08.00; 11.00, 14.00 WIB, dst; RADIO: MANDARIN STATION 98.3 FM atau KLIK: www.radio.kaj.or.id pk.06.00; 12.00 WIB dst).

LINK ORK:

LINK MISA:
⛪PK.05.30 WIB KATEDRAL PURWOKERTO KLIK:

⛪Pk.06.00 WIB PAROKI KASONGAN; KLIK:

⛪PK.06.30 WIB SAMADI; KLIK:

https://www.youtube.com/puspaskajsamadi/live

PROGRAM HIDUPTV; KLIK SESUAI JAM:

Youtube.com/Hiduptv

????️PK.10.00 WIB IGNATIUS JONAN: “MENJADI GENERASI HEMAT ENERGI” bersama YAYASAN TARAKANITA – Cerdas Berintegritas; KLIK:

????PK.18.00 WIB “ALLAH YANG HADIR SEBAGAI KORBAN KETIDAK-ADILAN” Pertemuan Lingkungan Bulan Kitab Suci dari PAROKI BIDARACINA; KLIK:

????PK.18.30 WIB DOA ROSARIO + MISA BUNDA MARIA BERDUKA CITA oleh RM. EDI MULYONO, SJ. Saksikan juga PATUNG BUNDA MARIA BERDUKA-CITA dari SPANYOL; KLIK:

????PK.20.00 WIB BULAN KITAB SUCI HARI KE-15 dari BPN PKKI:  Yoh 6:16-21 “Ini Aku, Jangan Takut”    Rm. Sumanto (Purwokerto), Pujian: BPK Purwokerto; KLIK:


(Ditayangkan channel youtube Paroki-Paroki atau Keuskupan)

Klik juga SUBSCRIBE  (GRATIS).

Mohon BAGIKAN INFO INI. Terimakasih. Tuhan memberkati Anda sekeluarga. Amin.????

15 September 2020

0

Peringatan Wajib Santa Perawan Maria Berdukacita
Ibr. 5: 7-9; Mzm 31:2-3a,3b-4,5-6,15-16, 20; Yoh. 19:25-27 atau Luk. 2:33-35.
BcO Est. 3:1-11.
warna liturgi Putih

???? Ayat HIDUP hari ini (10/09/20) & LINK MISA KAMIS BIASA XXIII 

0

“Ia Harus Makin Besar” oleh Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC dalam Bulan Kitab Suci hari ke-10.

 

“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”. (Ayat 3y bacaan Injil: Luk 6: 27-38 pada KAMIS Pekan BIASA XXIII; Peringatan St. Nikolaus dari Tolentino; Para Martir Japan; St. Theodardus)

BAHKAN DENGAN ORANG YANG SUKA MENYAKITI PUN, KITA DIAJAK UNTUK MENDOAKAN MEREKA TANPA BENCI, MEMBERI DENGAN PENUH KASIH. ITULAH MURAH HATI DALAM TATARAN ILAHI

Ya Tuhan, penuhilah hati kami dengan kasih dan kemurahan hati. Amin????

(Rm. Didit Soepartono – Patricia Elsa???? di program “Oase Rohani Katolik” (ORK – RECORDED 2018) KAMIS; Silakan KLIK: www.hidup.tv pada pk. 05.00; 08.00; 11.00, 14.00 WIB, dst; RADIO: MANDARIN STATION 98.3 FM atau KLIK: www.radio.kaj.or.id pk.06.00; 12.00 WIB dst).

LINK ORK:

LINK MISA:
⛪PK.05.30 WIB Katedral Purwokerto; KLIK:

⛪Pk.06.00 WIB St. Ignatius Loyola; KLIK:

⛪PK.06.30 WIB SAMADI; KLIK:

https://www.youtube.com/puspaskajsamadi/live

PROGRAM HIDUPTV
KLIK sesuai jam: Youtube.com/Hiduptv

????Pk.17.00 WIB OPERA KOMEDI SAMADI

????PK.20.00 WIB BKS (BPN PKKI): Yoh 3: 22-36 “Ia Harus Makin Besar”  oleh Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC (Keuskupan Amboina); Pujian BPK Amboina; KLIK:

https://youtu.be/I727dS4xVDo
(Ditayangkan channel youtube Paroki-Paroki atau Keuskupan)

Klik juga SUBSCRIBE  (GRATIS).

Mohon BAGIKAN INFO INI. Terimakasih. Tuhan memberkati Anda sekeluarga. Amin.????

11 September 2020

0

Hari Biasa
1Kor. 9:16-19,22b-27; Mzm. 84:3,4,5-6,12; Luk. 6:39-42.
BcO 2Ptr. 3:11-18.
warna liturgi Hijau

???? Ayat HIDUP hari ini (09/09/20) & LINK MISA RABU BIASA XXIII 

0

Bulan Kitab Suci hari ke-9 diambil dari Yoh 3: 1-21 “Bagaimanakah Mungkin Hal Itu Terjadi?”

 

“Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.”. (Ayat 20 bacaan Injil: Luk 6: 20-26 pada RABU Pekan BIASA XXIII; Peringatan Beata Maria Torribia; Santo Petrus Claver)

ORANG MISKIN YANG BERBAHAGIA KARENA PUNYA KERAJAAN ALLAH ITU BUKAN KARENA TIDAK PUNYA HARTA; TETAPI PERTAMA-TAMA KARENA SELURUH HIDUPNYA HANYA MENGANDALKAN TUHAN.

Ya Tuhan, mampukan kami dalam setiap usaha selalu mengandalkan-Mu. Amin????

(Rm. JOSEPH B. MATTAVANO???? di program “Oase Rohani Katolik” (ORK – RECORDED 2018) RABU; Silakan KLIK: www.hidup.tv pada pk. 05.00; 08.00; 11.00, 14.00 WIB, dst; RADIO: MANDARIN STATION 98.3 FM atau KLIK: www.radio.kaj.or.id pk.06.00; 12.00 WIB dst).

LINK ORK:

LINK MISA:
⛪PK.05.30 WIB Katedral Purwokerto; KLIK:

⛪Pk.06.00 WIB St. Ignatius Loyola; KLIK:

⛪PK.06.30 WIB SAMADI; KLIK:

https://www.youtube.com/puspaskajsamadi/live

PROGRAM HIDUPTV
KLIK sesuai jam:

Youtube.com/Hiduptv

????PK.20.00 WIB BKS (BPN PKKI): Yoh 3:1-21 “Bagaimanakah Mungkin Hal Itu Terjadi?”  oleh Franky – Sby, BPK Jayapura; KLIK:

(Ditayangkan channel youtube Paroki-Paroki atau Keuskupan)

Klik juga SUBSCRIBE  (GRATIS).

Mohon BAGIKAN INFO INI. Terimakasih. Tuhan memberkati Anda sekeluarga. Amin.????

9 September 2020

0

Petrus Klaver
1Kor. 7:25-31; Mzm. 45:11-12,14-15,16-17; Luk. 6:20-26.
BcO 2Ptr. 2:9-22.
warna liturgi Hijau